Duhai langit mengapa kau merintikkan hujan seperti mata ini merintikkan tangis? Aku selalu mencari dirinya yang dulu, ketika lelah aku rehat sejenak begitu rindu ini datang pencarian itu dimulai lagi terus begitu sampai ketika aku tidak lagi bangun untuk mencarinya. Ya, aku tidak mencari dia lagi sejak kehadiran seseorang, seseorang yang menyamarkan dia dalam pencarianku, walaupun tidak ada lagi nyanyian dengan iringan gitar dan biola. Maaf aku tersesat dalam pencarianku sendiri akan dirinya, dia yang memang berlari menghindar terus melesak keatas gunung dibalik batu dan ilalang, lalu aku yang tersesat ditengah lautan. "Tidak akan pernah ada dan tidak akan pernah terjadi lautan mengalir keatas gunung, begitu pula aku tidak akan mampu mengejarnya" Aku telah lupakan semuanya, aku telah kubur semua angan dan kenangan tentang dirinya dan memulai yang baru dengan dirimu. Terima kasih telah menyadarkan aku dari pelayaran tanpa tepi dan terima kasih telah menjadi ba...