Langsung ke konten utama

Pencarianku

Duhai langit mengapa kau merintikkan hujan seperti mata ini merintikkan tangis?
Aku selalu mencari dirinya yang dulu, ketika lelah aku rehat sejenak begitu rindu ini datang pencarian itu dimulai lagi terus begitu sampai ketika aku tidak lagi bangun untuk mencarinya.
Ya, aku tidak mencari dia lagi sejak kehadiran seseorang, seseorang yang menyamarkan dia dalam pencarianku, walaupun tidak ada lagi nyanyian dengan iringan gitar dan biola.
Maaf aku tersesat dalam pencarianku sendiri akan dirinya, dia yang memang berlari menghindar terus melesak keatas gunung dibalik batu dan ilalang, lalu aku yang tersesat ditengah lautan.

"Tidak akan pernah ada dan tidak akan pernah terjadi lautan mengalir keatas gunung, begitu pula aku tidak akan mampu mengejarnya"

Aku telah lupakan semuanya, aku telah kubur semua angan dan kenangan tentang dirinya dan memulai yang baru dengan dirimu.
Terima kasih telah menyadarkan aku dari pelayaran tanpa tepi dan terima kasih telah menjadi bagian dari hidup baruku...
Dan tokoh "aku" pun menemukan apa yang seharusnya dia dapatkan dari pencariannya yang sangat berat dan mustahil :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Andika Ramadhan

https://www.instagram.com/andikarmdnn Follow My Instagram Account https://www.instagram.com/andikarmdnb Follow juga Blog Wordpress aku https://www.andikaramadhan0512.wordpress.com https://www.instagram.com/andikarmdnb Graduation The Judes My Suportter https://www.instagram.com/andikarmdnn Taman Begonia, Bandung https://www.instagram.com/andikarmdnn

Sibuk Dengan Doa Pada Saat Saat Sulit

Saya senang dan bersyukur mendapatkan nilai yang sesuai dengan target saya meski ada nilai yang kurang enak dipandang, lantas kenapa senang? karena saya mengerjakannya dengan jujur, apa buktinya dengan jujur? karena sebelum masuk kedalam ruang ujian semua siswa di body cek didepan pengawas terlebih lagi saya nomor ujian terkecil seruangan otomatis saya duduk paling depan didepan meja pengawas, pengawasnya murah senyum jadi membuat diri saya tidak ketakutan dan tegang, lantas kenapa saya sangat bersyukur? karena dalam setiap hasil pekerjaan manusia ada campur tangan Tuhan tentunya, ketika saya menemui soal sulit saya habiskan banyak waktu saya untuk berdoa dengan keyakinan bahwa Tuhan akan membantu saya dalam mengerjakan soal sulit itu,  " Ya Tuhan, jika aku keliru tolong beri tahu, mudahkanlah yang sulit, perlihatkanlah yang benar, sesungguhnya tidak ada yang tidak mungkin Engkau lakukan, legakanlah dadaku yang sempit, terangkanlah pikiranku, perbaikilah kesalahanku, Aamii...

Aku Tidak Bahagia

"Aku ingin seperti orang diluar sana, bahagia...", Ujarnya sambil sedikit bete Bahagia itu harus dicari, cari dalam dirimu sendiri, bahagia itu sederhana... Kamu masih bisa bernafas dengan lega setiap saat, coba kamu perhatikan dirumah sakit berapa banyak orang yang nafasnya tersengal sengal... Kamu masih bisa melihat dengan jelas walau menggunakan kacamata, coba kamu perhatikan berapa banyak orang yang harus operasi mata agar matanya bisa melihat lagi... Kamu masih bisa berjalan untuk melakukan kegiatanmu, coba kamu perhatikan berapa banyak orang yang mesti menggunakan kursi roda untuk beraktifitas... Awalnya pun pikiranku sama sepertimu, mengangap dunia ini tidak adil dan aku tidak pernah bahagia... Tapi setelah aku melihat orang lain yang tidak seberuntung diriku aku harus lebih lebih bersyukur tentunya... Bahagia itu sederhana, bahagia itu ada didirimu sendiri, bahagia itu kita yang buat... Ubah pola pikirmu yang selalu memikirkan tentang kesesakan hidup ...