Langsung ke konten utama

Sibuk Dengan Doa Pada Saat Saat Sulit


Saya senang dan bersyukur mendapatkan nilai yang sesuai dengan target saya meski ada nilai yang kurang enak dipandang, lantas kenapa senang? karena saya mengerjakannya dengan jujur, apa buktinya dengan jujur? karena sebelum masuk kedalam ruang ujian semua siswa di body cek didepan pengawas terlebih lagi saya nomor ujian terkecil seruangan otomatis saya duduk paling depan didepan meja pengawas, pengawasnya murah senyum jadi membuat diri saya tidak ketakutan dan tegang, lantas kenapa saya sangat bersyukur? karena dalam setiap hasil pekerjaan manusia ada campur tangan Tuhan tentunya, ketika saya menemui soal sulit saya habiskan banyak waktu saya untuk berdoa dengan keyakinan bahwa Tuhan akan membantu saya dalam mengerjakan soal sulit itu, 


" Ya Tuhan, jika aku keliru tolong beri tahu, mudahkanlah yang sulit, perlihatkanlah yang benar, sesungguhnya tidak ada yang tidak mungkin Engkau lakukan, legakanlah dadaku yang sempit, terangkanlah pikiranku, perbaikilah kesalahanku, Aamiin "

Lalu berapa hasil Ujian Nasional yang saya dapat dari hasil sibuk dengan doa??

Bahasa Indonesia : 92.00

Bahasa Inggris      : 92.00

Matematika           : 50.00

Teori Kejuruan     : 62.50

Saya selalu berdoa agar Tuhan memberikan saya nilai yang bagus setidaknya sesuai dengan target saya dan Tuhan melebihkan semua nilai saya daripada target saya, Alhamdulillah

"Disetiap usaha pasti akan ada hasil, disetiap hasil pasti ada campur tangan Tuhan, maka mintalah hasil yang baik pada-Nya" - Andikarmdnn

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Andika Ramadhan

https://www.instagram.com/andikarmdnn Follow My Instagram Account https://www.instagram.com/andikarmdnb Follow juga Blog Wordpress aku https://www.andikaramadhan0512.wordpress.com https://www.instagram.com/andikarmdnb Graduation The Judes My Suportter https://www.instagram.com/andikarmdnn Taman Begonia, Bandung https://www.instagram.com/andikarmdnn

Sahabat, Cinta dan Perasaan Yang Tak Pernah Terucap

Kamu tahu setelah aku memilih untuk bersahabat denganmu hari hariku tak pernah dilalui tanpa air mata? kenapa? apakah kamu berbuat salah? Tidak!. Hanya harapan harapan yang berusaha aku kubur saat memulai bersahabat bersamamu, tapi tak bisa. Semakin aku lalui hari aku kira rasa kepadamu akan pudar tapi aku salah rasa ini semakin menjadi jadi... Bantu aku untuk mengubur rasa ini agar rasa ini benar benar hanya tinggal rasa seorang sahabat terhadap sahabatnya. Semuanya terasa teriris setelah pertama kali kamu mengatakan "Siapapun yang lu suka bakalan gua bantuin, kan kita sahabat!" kata kata itu menyadarkan aku bahwa menunggu balasan cinta tak semudah kita jatuh cinta kepada orang lain dalam hatiku berteriak dalam tangis: "lu bisa anggap gua sahabat karena lu gak punya rasa ke gua!, tapi gua???, gua punya rasa ke lu! gua harus tahan semua rasa itu selama bersahabat sama lu dan itu benar benar menyiksa gua" Tapi sayang kata kata itu gak bisa aku utarakan sebab ak...