Langsung ke konten utama

Mana dan Dimana Kebenaran?

Edit by Andika Ramadhan with Canva

Mana dan dimana kebenaran, tanya pipit dalam hati?
Masalah berat yang musti dipikul pikiran, tapi meronta-ronta minta dijawab...

Ketika merpati dituduh keburukan, pipit jualah yang mesti dikungkung reranting pohon...
Apa yang salah dengan merpati dan pipit?
Merpati dihormat-hormat dan disegan-segankan pula...
Pipit? Pipit hanyalah makhluk hutan yang tiada berdaya melihat ketidakdilan...

Ketika pipit merasa ada yang salah dengan merpati, tiada lupa pipit mengumbar nyanyian...
Merpati gusar disangkakan buruk oleh pipit...
Terpenjaralah pipit dalam pikirannya...

Duhai pipit sangkaan buruk tiadalah baik, Duhai merpati tidak menunjukan kebenaran adalah kejahatan yang sesungguhnya...

Wahai merpati!, Jika kau merasa apa yang dikatakan pipit tiadalah benar, ajaklah pipit bernyanyi bersama...
Kau harus menerima apa yang pipit buktikan dan kau harus memberikan penjelasan bahwa yang disangkakan pipit tiadalah benar...
Pelajaran yang sesungguhnya adalah memberikan kebenaran kepada pipit wahai merpati...

Jika pipit salah sangka terangkanlah kebenaran kepadanya, bukan memenjara ia dalam ketidaktahuan akan kebenaran yang sesungguhnya...
Jangan sampai pipit dan yang lain-lainnya berpikir bahwa apa yang dikatakan pipit adalah kebenaran, dan kau? Kau hanya marah karena sangkaan itu benar adanya...

Terpenjara ribuan tahun tiadalah berguna jika ketahuan akan kebenaran tiada diterangkan dan dijelaskan...

"Mana dan dimana kebenaran itu berada haruslah ditunjukkan, diam padahal tau akan kebenaran merupakan suatu kejahatan"

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Andika Ramadhan

https://www.instagram.com/andikarmdnn Follow My Instagram Account https://www.instagram.com/andikarmdnb Follow juga Blog Wordpress aku https://www.andikaramadhan0512.wordpress.com https://www.instagram.com/andikarmdnb Graduation The Judes My Suportter https://www.instagram.com/andikarmdnn Taman Begonia, Bandung https://www.instagram.com/andikarmdnn

Sibuk Dengan Doa Pada Saat Saat Sulit

Saya senang dan bersyukur mendapatkan nilai yang sesuai dengan target saya meski ada nilai yang kurang enak dipandang, lantas kenapa senang? karena saya mengerjakannya dengan jujur, apa buktinya dengan jujur? karena sebelum masuk kedalam ruang ujian semua siswa di body cek didepan pengawas terlebih lagi saya nomor ujian terkecil seruangan otomatis saya duduk paling depan didepan meja pengawas, pengawasnya murah senyum jadi membuat diri saya tidak ketakutan dan tegang, lantas kenapa saya sangat bersyukur? karena dalam setiap hasil pekerjaan manusia ada campur tangan Tuhan tentunya, ketika saya menemui soal sulit saya habiskan banyak waktu saya untuk berdoa dengan keyakinan bahwa Tuhan akan membantu saya dalam mengerjakan soal sulit itu,  " Ya Tuhan, jika aku keliru tolong beri tahu, mudahkanlah yang sulit, perlihatkanlah yang benar, sesungguhnya tidak ada yang tidak mungkin Engkau lakukan, legakanlah dadaku yang sempit, terangkanlah pikiranku, perbaikilah kesalahanku, Aamii...

Aku Tidak Bahagia

"Aku ingin seperti orang diluar sana, bahagia...", Ujarnya sambil sedikit bete Bahagia itu harus dicari, cari dalam dirimu sendiri, bahagia itu sederhana... Kamu masih bisa bernafas dengan lega setiap saat, coba kamu perhatikan dirumah sakit berapa banyak orang yang nafasnya tersengal sengal... Kamu masih bisa melihat dengan jelas walau menggunakan kacamata, coba kamu perhatikan berapa banyak orang yang harus operasi mata agar matanya bisa melihat lagi... Kamu masih bisa berjalan untuk melakukan kegiatanmu, coba kamu perhatikan berapa banyak orang yang mesti menggunakan kursi roda untuk beraktifitas... Awalnya pun pikiranku sama sepertimu, mengangap dunia ini tidak adil dan aku tidak pernah bahagia... Tapi setelah aku melihat orang lain yang tidak seberuntung diriku aku harus lebih lebih bersyukur tentunya... Bahagia itu sederhana, bahagia itu ada didirimu sendiri, bahagia itu kita yang buat... Ubah pola pikirmu yang selalu memikirkan tentang kesesakan hidup ...